Pencemaran Nama Baik

Mendengar kasus Pak Susno yang katanya telah menjadi terdakwa, saya teringat sebuah kasus yang terjadi di provinsi asal saya yang saya ketahui lewat koran Jawa Pos. Seorang anggota DPRD yang mencoba menungkap kasus korupsi ke khalayak umum buru-buru dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik. Aparatpun kemudian dengan tegas dan cekatan menetapkan anggota DPRD tersebut menjadi tersangka. Saat mengulas berita tersebut, koran Jawa Pos mengemukakan bahwa apa yang terjadi itu tidak masuk akal, tidak rasional. Menurut mereka seharusnya sebelum kasus pencemaran nama baik diproses, harsunya kasus korupsi tersebut dibuktikan terlebih dahulu di pengadilan, apakah terbukti benar ataukah diputus bebas karena tidak terbukti. Jik pengadilan telah memutuskan tidak terbukti, barulah bisa diajukan tuntutan atas pencemaran nama baik.
Saya tidak begitu paham mengenai pasal-pasal pencemaran nama baik, tetapi menurut saya secara logika alasan di atas bisa diterima. Jika orang mengatakan sesuatu yang benar, masak akan dipenjarakan atau diperkarakan? Mana ada orang yang mau melapor jika kejadiannya seperti itu. Saya kira dalam kasus Pak Susno juga demikian. Akan lebih rasional jika pengadilan membuktikan benar atau tidaknya pengaduan Pak Susno itu, baru kemudian laporan mengenai pencemaran nama baik diproses. Urutan yang demikian saya kira adalah urutan kejadian yang tepat. Wallohu a’lam.

Pencemaran Nama Baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s