Berfikir Sebelum Bicara

Berfikir sebelum bicara, inilah yang muncul dalam pikiran saya saat membaca blog sebelah (link) tentang anggota Dewan yang berbicara kurang pantas.
Hal ini bukanlah hal mudah. Kenapa? Jika melihat dari evolusi manusia, kemampuan manusia untuk berbahasa muncul dahulu, kemudian kemampuan menulis, baru kemudian kemampuan berfikir (bijaksana, filosofi). Artinya, usaha yang dibutuhkan untuk berbicara lebih sedikit dari yang dibutuhkan untuk berfikir logis/bijak. Maka kita lebih mudah melakukan perbuatan bicara daripada berfikir. Sehingga untuk menerapkan “berfirki sebelum bicara” ini merupakan hal yang sulit.
Namun, sebagai manusia yang telah dilimpahi karunia akal budi, seyogyanya kita menggunakannya untuk berfikir. Sehingga kata-kata yang kita keluarkan lebih bisa diterima orang dan tidak menyakiti orang lain. Walaupun itu sulit, sebagai manusia yang memiliki kehormatan di atas makhluk lainnya, yang telah mencapai tingkat evolusi tertinggi (untuk saat ini) kita perlu berfikir sebelum berbicara…

Berfikir Sebelum Bicara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s