Terapi Conduct Disorder

Kazdin (1997b dalam Wenar & Kerig, 2000) memperkenalkan empat treatmen yang dapat digunakan untuk mengatasi conduct disorder, yaitu:
Parent Management Training (PMT). Sesuai dengan namanya, training ini menekankan pada interaksi antara orang tua dengan anak agar berjalan efektif. Jadi, orang tua akan dilatih untuk memanage perilaku anaknya dengan beberapa startegi psikologis.
Cognitive Behavioral Therapy: Social Problem Solving Skills Training. Terapi ini membantu anak mengontrol perilaku menyerang dan mengajarkan perilaku sosial mereka. Perilaku sosial yang muncul dari anak dTeenagers are rewarded and encouraged for proper behaviors.ihargai Selain itu, terapi ini akan mengajarkan anak untuk lebih bijaksana dan efisien dalam memecahkan masalah, terutama dalam hubungan dengan rekan-rekan mereka, orang tua, dan para orang dewasa lain. Karena conduct disorder bisa jadi muncul karena ketidakmampuan anak melakukan pemecahan masalah selain disebabkan karena pengaruh dari dalam dirinya sendiri.
Melalui program-program seperti itu, seorang anak laki-laki dapat belajar untuk mengidentifikasi masalah, mengenali penyebabnya, memahami konsekuensi, belajar dgn kata-kata dan perasaan, dan mempertimbangkan alternatif cara menangani situasi sulit. Because most teenagers with conduct disorder feel alone and alienated from the adults in their lives, efforts are made to diminish mistrust of others, especially adults.
Systemic Family Therapy. Terapi ini fokus pada seluruh anggota keluarga.. Pendekatan ini dapat membantu anggota keluarga mempelajari cara berkomunikasi satu sama lain. Hal ini akan mendorong terjadinya saling mendukung, memperkuat nuansa positif, komunikasi yang langsung, serta pemecahan masalah dan resolusi konflik dalam keluarga yang lebih efektif.It can foster mutual support, positive reinforcement, direct communication, and more effective problem-solving and conflict resolution within the family.
Multisystemic Therapy (MST). MST berfokus pada sistem kekeluargaan, namun, terapi ini bersifat individualis dan fleksibel, menawarkan berbagai intervensi yang tergantung pada kebutuhan khusus pada anak yang mengalami conduct disoreder. Treatmen ini memungkinkan fokus pada keluarga yang tidak harmonis, masalah di sekolah, ketiadaan ketrampilan sosial pada anak, serta keadaan di mana orang tua anak menganggur. Model terapi ini actif, praktis, dan solusi difokuskan dengan pendekatan. Misal anak tidak mengerti pelajaran di sekolah maka akan dikatakan kepada anak “kamu bilang kamu tidak mengerti tanggapan yang diberikan gurumu pada laporan tugasmu Casey? Coba kamu telepon dia sekarang dan tanyakan dengan lebih jelas”.
Itu saja yang dapat saya berikan karena pengetahuan saya dalam hal ini masih terbatas dan saya juga tidak mendalami mengenai materi ini. Jika anak atau saudara Anda ada yang menunjukkan tanda-tanda conduct disorder mungkin bisa dibawa ke psikolog terdekat. Pergi ke psikolog bukanlah pertanda kita gila namun untuk menjadikan hidup kita lebih baik. Maaf kalo ada kesalahan dan terima kasih.

Sumber: Wenar, Charles & Patricia Kerig, 2000, Developmental Psychopathology: From Infancy Through Adolescence. Singapore: McGraw-Hill.

Terapi Conduct Disorder

2 pemikiran pada “Terapi Conduct Disorder

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s