Serial Sejarah Untuk Pengajaran

Terilhami dari Queen Seon Deok (QSD) lagi. Saat menonton serial ini saya kembali mengingat ide saya tentang sejarah yang diajarkan melalui film atau serial. Ya, pengajaran sejarah yang melulu melalui kelas sering kali membuat bosan. Tetapi dengan serial atau film, biasanya kita akan lebih antusias. Lihat saja QSD atau dulu Dae Jang Geum, kita betah sekali menghabiskan satu jam kita di depan tivi untuk menonton dan kitapun hapal jalan ceritanya.
Di beberapa blog lain, gagasan pengajaran sejarah dengan serial atau film juga diutarakan saat mengomentari hadirnya QSD ini. Beberapa komentar lain juga menyayangkan menagapa Indonesia (insan pertelevisiannya) belum bisa membuat serial sejenis QSD ini. Awalnya saya sangat setuju dengan komentar kedua ini. Namun setelah saya cermati kembali, sebenarnya Indonesia telah dan mampu membuat serial berlatar sejarah. Sebut saja Borobudur dan Tutur Tinular.
Kedua serial tersebut saya kira sudah bisa menyamai QSD bahkan untuk Tutur Tinular lebih baik dalam hal seni pertarungannya tinimbang QSD. Ini membuktikan kita sudah bisa membuat serial yang baik dan bermanfaat (untuk pengajaran sejarah). Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi….

Serial Sejarah Untuk Pengajaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s