Ingatan Masa Datang

Pernah merasa mengalami suatu hal berulang yang sama persis, atau pernah terpikir ”Kayanya saya pernah mengalami ini deh.”. Itu berarti Anda sedang mengalami de javu. Mengapakah kita bisa mengalami de javu? Setahu saya belum ada konsep ilmiah mengenai kejadian de javu, sebab musababnya.

Ada beberapa orang yang menyatakan de javu terjadi hanya karena perasaan kita semata. Sesungguhnya kejadian itu belum kita alami tetapi kita merasa seolah-olah kita pernah mengalami itu. Tetapi jika ini benar, darimanakah sumber perasaan kita bahwa kita pernah berada dalam keadaan itu? Ini menjadi persoalan baru.

Seingat saya, alkisah ketika kita masih dalam kandungan, Rabb datang kepada kita, menghembuskan ruh kita, meminta syahadat dari kita,  lalu menuliskan jodoh, ajal, dan … (satu lagi saya lupa) ke antara dua alis kita. Entah saya mendapat kisah ini dari mana, jadi sebaiknya jangan percaya sebelum tahu sumbernya. Namun, dari kisah ini kita bisa menjelaskan fenomena de javu.

Bisa jadi dalam peristiwa penulisan tiga takdir manusia itu, sesungguhnya Rabb telah menuliskan jalan hidup kita. Rabb telah menuliskan apa saja yang akan kita alami, lakukan dari semenjak lahir hingga kematian. Semua itu disimpan Rabb dalam sistem pusat syaraf kita. Rabb sedang menanamkan ingatan akan masa depan ke otak kita, seolah-olah Ia sedang menginstal program dalam otak kita.

Dengan konsep ini de javu bisa dijelaskan. De javu terjadi karena adanya ”loncatan” ingatan dari sistem ingatan kita akan masa depan itu sehingga kita merasa seolah pernah berada di suatu tempat, sangat familiar dengan suatu wajah, dll. Dengan konsep ini, hal firasat atau perasaan tidak enak saat akan terjadi sesuatu yang sering muncul pada manusia juga bisa dijelaskan. Tentu perasaan tidak enak itu muncul karena sesungguhnya kita sudah ”tahu” kita akan mengalami kejadian buruk tersebut dari ”ingatan” kita akan masa datang.

Selain dua fenomena tersebut, fenomena mimpi sebagai jalan keluar juga bisa dijelaskan dengan konsep ini. Beberapa ahli psikologi mempercayai bahwa mimpi bisa menunjukkan jalan keluar bagi seorang individu yang bermasalah. Ketika seseorang menemui dirnya sudah tidak menemukan jalan bagi permasalahannya ia bisa pergi tidur dan berharap mimpinya akan menunjukkan jalan keluar yang selama ini tersembunyi dari pandangan individu tersebut. Mengapa bisa demikian?Karena memang orang tersebut ”sudah” tahu bahwa ia akan melakukan suatu pemecahan masalah tersebut di masa mendatang. Tapi tentu saja belum tentu berhasil 100%.

Walaupun tiga fenomena yang dialami manusia tersebut di atas bisa dijelaskan dengan konsep ini, tetapi konsep ingatan masa datang ini bersumber dari kisah yang belum jelas kebenarannya. Jadi tidak usah dipercaya. Kalau mau diriset ya silahkan, tapi karena landasan teorinya tidak ada, paling-paling proposal penelitiannya ditolak mentah-mentah. Wallohu a’alam.

Ingatan Masa Datang

Satu pemikiran pada “Ingatan Masa Datang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s